HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 BAMBANGLIPURO
PDF

Keywords

status gizi, remaja putri, pola makan.

How to Cite

Rahayu, T., & Fitriana, F. (2020). HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 BAMBANGLIPURO. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI), 9(1), 6-10. Retrieved from https://stikes-yogyakarta.e-journal.id/JKSI/article/view/85

Abstract

Kelompok umur remaja menunjukkan fase pertumbuhan yang pesat, yang disebut “adolescence growth spurt”, sehingga memerlukan zat – zat gizi yang relative besar jumlahnya. Secara khusus, remaja putri sebagai calon ibu di masa depan memiliki kerentanan dalam masalah gizi karena remaja putri mengalami menstruasi awal dalam fase hidupnya. Dampak yang terjadi, permasalahan gizi yang berpotensi muncul antara lain anak  stunting (perawakan pendek), defisiensi mikronutrien, khususnya anemia defisiensi zat besi, serta masalah malnutrisi. Berbagai faktor yang mempengaruhi status gizi pada remaja diantaranya pola makan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi sederhana dengan metode survey secara cross-sectional. Variabel independent yaitu pola makan, variabel dependent yaitu status gizi. Data penelitian diolah menggunakan program komputer dan dianalisi secara univariat, bivariat (menggunakan uji Chi Square). Berdasarkan hasil penelitian, persentase responden yang memiliki pola makan baik lebih banyak (70,9%) dari pada responden yang memiliki pola makan buruk (29,1%). Sebagian besar responden memiliki berat badan ideal yaitu sejumlah 86 orang (57%) dan paling sedikit orang tua responden yang gemuk yaitu 6 orang (4%). Dari tabel Chi Square antara pola makan dengan status gizi remaja putri, dapat diketahui bahwa Asymp. Sig. (2-sided) = 0.000 (< 0,05), sehingga terdapat hubungan pola makan dengan status gizi remaja putri.

PDF